[Company Logo Image]


 

[Under Construction]

Blest, Blest Forever

 

Diberkati selamanya.

 

Words: Fanny Crosby, 1892. 
Music: John R. Sweney 

diterbitakan pertama kali dimajalah
prebesterian Skotlandia, dengan judul “Breath­ing on the Bor­der.” pada tahun 1872.
Redaksi majalah itu menulisdemikian : baris demi baris menggambarkan dengan jelas suatu kerinduan, pengharapan dan pengalaman dari seorang pemuda Kristen yang belum lama bertobat
Lagu ini ditulis pada usia senja, dengan tataan yang lebih baik dan penuh dengan gambaran
iman. Lagu ini menggambarkan kepada kita gambaran kaki yang ada pada Pasir i Waktu , dimana
pasir2 ini mengenai samudera dari Kekekalan. Gambar kaki ini adalah gambaran dari Gembala
Yang Baik, melewati kehidupan kita yang liar ini menuju kepada peristirahatan, 

mungkin dengan berkat dari Tuhan. 

Lagu ini dimaksudkan untuk menghibur dan sebagai ganti berziarah secara langsung.


Only a little while,

 sowing and reaping,
Only a little while, our vigil keeping;
Then we shall gather home, 

no more to sever,

Clasped in eternal love, 

blest, blest forever.


Refrain
Blest, blest forever,
No more to sever,
Clasped in eternal love,

Blest, blest forever.

Only a little while,

 heartbreak and sorrow,
Dark though the night may be, cloudless the morrow;
 Only a little while,

 Earth ties to sever,
Then in our Father land,

 blest, blest forever.

Refrain

Only a little while, 

shadow and sadness,
Then in eternity sunshine

 and gladness;
Only a little while,

 then o'er the river,
Home, rest and victor palm,

 life, joy forever.
Refrain


* vigil = 1 hari suci selumnya.

 

 

Hanya sebentar, tabur dan tuai .
Hanya sebentar , menjaga kudus. 
Kemudian kan kumpul dirumah,

 tidak lagi 
Berpegangan tangan dalam kasih abadi, diberikati selamanya

 

Refrain

 

Diberkati selamanya 
Tak lagi menjadi pelayan.
Berpegangan tangan dalam kasih abadi, diberikati selamanya
hanya sebenar, patah hati dan sedih.
 gelap walau malam mungkin , 

cerah esok .

hanya sebenar, 

dunia mengikut pelayan
Kemudian dalam tanah Bapa, diberikati selamanya
Refrain

hanya sebenar,  bayang dan kesedihan.
Kemudain dalam kekekalan sinar surya dan sukacita.
hanya sebenar , 

kemudian melalui sungai.
Rumah , istirahat dan palma kemenangan, kehidupan ,

suka cita selamanya. 
Refrain

 ( 2 Samuel 52 : 7)

Sebab Engkau, TUHAN semesta alam, Allah Israel, telah menyatakan kepada hamba-Mu ini, demikian, Aku akan membangun keturunan bagimu. Itulah sebabnya hamba-Mu ini telah
memberanikan diri untuk memanjatkan doa ini kepada-Mu.

 

 

Kirim e-mail ke han2x@handsetyadi.com untuk kritik dan saran mengenai  web-pages ini
Update terakhir: May 31, 2001